POJOK DISKUSI

Name

Juni 21, 2024

CAKRA JATENG – MEDIA ONLINE WARGA JATENG BERITANYA WARGA JAWA TENGAH

/Hartopo : Ilmu Falak Langka, Tidak Setiap Daerah Memilikinya/

Bupati Apresiasi Program Studi Ilmu Falak TBS Kudus

KUDUS, cakrajateng.com – Wisuda bukan akhir dari mencari ilmu, karena mencari ilmu tidak ada batasnya. Itulah yang diungkapkan oleh Bupati Kudus Hartopo ketika menghadiri Wisuda ke II Ma’had Aly TBS Kudus, Pondok Pesantren Ath-Thullab, Senin (11/9).

“Mencari ilmu tidak ada batasnya. Maka, wisuda ini bukan akhir dari mencari ilmu,” ungkapnya.

Hartopo meminta alumni untuk dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat selama masa pendidikan untuk kemaslahatan di masyarakat, sehingga ilmu yang telah ada pada diri alumni dapat bermanfaat.

“Pergunakan ilmu yang didapat untuk kemaslahatan bersama. Ilmu falak ini termasuk langka, dan pasti dibutuhkan di masyarakat,” pintanya.

Pihaknya sangat bangga dan memberikan apresiasi atas adanya program studi ilmu falak di Ma’had Aly TBS Kudus. Menurutnya, tidak semua perguruan tinggi memiliki program studi ilmu falak karena tergolong ilmu yang sangat sulit.

Baca juga  Ngaji Kebangsaan, Bupati Pesan Untuk Tingkatkan Mahabbah Pada Nabi

“Yang bisa menempuh prodi ini adalah orang yang memiliki basic sains. Maka berbanggalah bagi alumni. Saya sangat apresiasi Kudus memiliki produk ilmu Falak yang tidak dimiliki semua daerah,” ujarnya.

Memasuki masa purna tugas, dirinya tak lupa mengucapkan permohonan maaf jika selama menjadi pimpinan daerah terdapat kekhilafan baik dari sikap, perbuatan, maupun kebijakan yang diambil selama menjabat.

“Bukan depan saya sudah purna, jika ada kesalahan dari saya baik disengaja maupun tidak, saya mohon dimaafkan,” tutupnya.

M. Haidar Faris, wakil wisudawan Ma’had Aly TBS Kudus, Pondok Pesantren Ath-Thullab bersyukur atas kesempatan mengiikuti wisuda yang dilaksanakan saat ini. Dirinya mengajak rekan-rekannya untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapat untuk kemaslahatan umat.

Baca juga  Bupati Hartopo Inginkan Wayang Kulit jadi Media Edukasi Masyarakat

“Ini adalah awal perjuangan kita. Ilmu yang kita dapat harus bisa bermanfaat bagi umat,” ucapnya. (*)

Bagikan :