POJOK DISKUSI

Name

Juli 1, 2022

MEDIA ONLINE WARGA JATENG BERITANYA WARGA JAWA TENGAH

ALOKASI DAN PENGGUNAAN DBHCHT DI KUDUS

Kudus-cakrajateng.com-Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau yang selanjutnya disingkat DBH CHT adalah bagian dari transfer ke Daerah yang dibagikan kepada provinsi penghasil cukai dan/atau provinsi penghasil tembakau. DBHCHT merupakan penerimaan negara dari sektor cukai hasil tembakau yang dibagi hasilkan kepada pemerintah daerah, dengan komposisi sesuai

Besaran dana transfer pusat ke daerah tersebut, bervariasi besarannya, dimana besarnya anggaran transfer tesebut selalu berbeda dari tahun anggaran sebelumnya.  Besaran DBHCHT selalu diperbarui mengikuti kontribusi produksi tembakau atau hasil tembakau pada tahun sebelumnya. Pada tahun 2022 DBHCHT diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 2/PMK.07/2022 tentang Rincian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Menurut Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2022.

Berdasarkan peraturan tersebut alokasi DBHCHT untuk tahun 2022 adalah sebesar Rp3.870.600.000.000,00 (tiga triliun delapan ratus tujuh puluh miliar enam ratus juta rupiah) yang dibagikan kepada 25 provinsi penghasil cukai dan/ atau penghasil tembakau.

Baca juga  Cegah Stunting, Bayi Berat Badan Lahir Rendah Mendapat Bantuan

Selain besaran DBHCHT, perlu diatur pula tata cara pemanfaatan DBHCHT tersebut. Terbaru, ketentuan mengenai penggunaan, pemantauan, dan evaluasi DBHCHT diatur dalam Peratura Menteri Keuangan Nomor 215/PMK.07/2021 dengan pokok pengaturan sebagai berikut:

  1. 40% untuk Kesehatan
  2. 50% untuk Kesejahteraan Masyarakat, yang dirinci lagi dengan prosentase 30% Peningkatan Kualitas Bahan Baku, Peningkatan Keterampilan Kerja dan Pembinaan Industri dan 20%nya dipergunakan untuk pemberian bantuan langsung (BLT)
  3. 10% untuk Penegakan Hukum

Kabupaten Kudus, merupakan salah satu yang mendapatklan alokasi DBHCHT dan mendapatkan alokasi terbesar se-Jawa Tengah dengan besaran dari tahun ke tahun yang berbeda-beda, pada tahun 2008 mendapatkan alokasi sebesar 17 milyard, tahun 2009 sebesar 82 Milyard sampai dengan tahun 2021 sebesar 155 Milyard.

Sedangkan arah kebijakan penggunakan DBHCHT tahun 2022 di Kabupaten Kudus, digunakan antara lain :

  1. Lebih fokus pada pencapaian prioritas
  2. Sinergi pusat dan daerah dlm pemulihan ekonomi (dampak Covid19);
  3. Meningkatkan peran penggunaan DBHCHT yg manfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah;
  4. Meningkatkan kepatuhan Masyarakat terhadap ketentuan barang kena cukai
Baca juga  Pedang Pora Sambut AKBP Saptono Sebagai Kapolres Kudus

Khusus untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap ketentuan barang kena cukai, salah satunya digunakan untuk kegiatan sosialisasi kepada masyarakat guna memberantas barang kena cukai illegal, yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus. Dengan sosialisasi ini diharapkan warga masyarakat mengetahui dan memahami apa saja yang terkait dengan penegakan di bidang hukum terkait dengan cukai illegal.

Harapannya kegiatan yang telah direncanakan Pemerintah Kabupaten Kudus dalam pemanfaatan DBHCHT dapat terlaksana dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dalam bidang kesehatan, kesejahteraan, dan penegakan hukum. Dalam bidang penegakan hukum, semoga berbagai upaya tersebut dapat memberikan dampak nyata berupa pemberantasan rantai produksi, distribusi, dan penyebaran rokok ilegal. ist*

Admin, 6 Juni 2022

Bagikan :