POJOK DISKUSI

Name

Agustus 12, 2022

MEDIA ONLINE WARGA JATENG BERITANYA WARGA JAWA TENGAH

KejoraMuria/ap: Pelayanan di Dinas Dukcapil Kudus

Belum Rekam E-Ktp, 9.245 Data Penduduk Usia 23 Tahun Kudus Terancam Dinonaktifkan

Kudus, KejoraMuria. Com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kudus menyebut sebanyak 9.245 data penduduk di Kabupaten Kudus terancam dinonaktifkan. Data tersebut merupakan jumlah penduduk usia 23 tahun atau lebih per 11 Oktober 2018.

Kepala Dinas Dukcapil Kudus melalui Kabid Pencatatan Sipil, Titit Sri Harjanti menjelaskan jika penonaktifkan tersebut menyusul arahan Kemendagri terkait tentang penduduk usia 23 tahun ke atas yang belum melakukan perekaman Ktp-el sampai tanggal 31 Desember 2018 akan dinonaktifkan.

” Yang usia 23 tahun ke atas jika belum melakukan perekaman Ktp-el akan dinonaktifkan data penduduk di database kependudukan,” tukasnya (11/10).

Lanjut dia, dengan penonaktifan data penduduk maka sebagai konsekuensinya penduduk yang bersangkutan tidak dapat melakukan pengurusan yang terkait dokumen kependudukan. Misalnya penduduk tersebut tidak dapat melakukan registrasi nomor kartu sim perdana, membuka rekening bank, dan hal lain yang mensyaratkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Baca juga  Kepala Desa Antarwaktu Diminta Merancang Program Inovatif

”Ketika data penduduk sudah dinonaktifkan maka meskipun Nomor Induk Kependudukan (NIK) digunakan untuk beberapa urusan terkait, data penduduk tidak bisa terbaca di sistem kependudukan, ” ujarnya.

Namun lanjut dia, data penduduk yang dinonaktifkan dapat diaktifkan kembali apabila penduduk yang bersangkutan mengurus perekaman Ktp-el.

Pihaknya mengharapkan agar masyarakat usia 23 ke atas agar segera mengurus perekaman Ktp-el jika tidak ingin diblokir. Masyarakat dapat mendatangi Kantor-Kantor Kecamatan di Kabupaten Kudus atau datang langsung ke Kantor Dinas Dukcapil.

Saat ini tercatat data penduduk per 8 Oktober 2018 wajib Ktp-el di Kabupaten Kudus sebanyak 631.637 orang. Sedangkan yang telah melakukan perekaman Ktp-el sebanyak 620.361 atau 98,21%, sementara sebanyak 11.276 orang atau 1,79% belum melakukan perekaman Ktp-el. (ap)

Bagikan :