POJOK DISKUSI

Name

Oktober 20, 2021

MEDIA ONLINE WARGA JATENG BERITANYA WARGA JAWA TENGAH

Mahasiswa UMK Kembangkan Sistem Pengirim Informasi Lokasi Kecelakaan

Kudus, KejoraMuria. Com – Baru-baru ini tiga mahasiswa Universitas Muria Kudus menciptakan alat berupa pemberi informasi lokasi saat terjadi kecelakaan pada pengemudi kendaraan yang diberi nama Accident Location Information System (ALIS). Tak tanggung-tanggung temuan ini menjadi finalis ajang International Sains and Invention Fair (ISIF) di Bali, Juni 2019 lalu.

Tiga Mahasiswa Universitas Muria Kudus menciptakan alat diakui mampu memberikan informasi kecelakaan, baik waktu dan lokasi kepada keluarga, rumah sakit hingga kepolisian, tentu agar memeprcepat penanganan kecelakaan sehingga bisa meminimalisir dampak kecelakaan, seperti korban jiwa.

Tiga mahasiswa tersebut yakni Linda Noviana dari Jurusan Sistem Informatika, Bagus Utomo dari Jurusan Teknik Informatika, dan Alfiana Mega Susanti dari Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris.

Ide pembuatan alat didasari kondisi korban kecelakaan yang meninggal dunia atau luka parah diakibatkan keterlambatan penanganan. Apalagi ketika lokasi kecelakaan di jalan yang sepi.

Baca juga  Instagram Hapus Tab Following yang Biasa Digunakan Stalking

Dengan sensor tersebut, maka bisa memudahkan memberikan informasi kepada keluarga, rumahs akit terdeka atau instansi terkait lain. ”Alat ini bisa dipasang di transportasi darat, bus, mobil, dan sepeda motor.

Nantinya ALIS dipasang di kendaraan bagian dalam, belakang, sisi kanan, dan kiri. Nantinya ketika terjadi benturan, sensor yang dipasang akan mengirimkan signal ke komponen utama dan akan diteruskan informasionya berupa notifikasi ke apliaksi yang bisa diunduh melalui playstore.

Mereka yang mengunduh akan mendapatkan notifikasi waktu kejadian atau kecelakaan sekaligus tempatnya. Sehingga petugas medis atau keluarga bisa langsung menuju lokasi dengan cepat untuk melakukan penanganan korban.

Bahkan temuan ALIS sudah diujicobakan menggunakan mobil mainan remot control yang sengaja ditabrakkan. Hasilnya cukup baik, karena bisa langsung mengirimkan notifikasi ke smartphone yang udah terpasang dengan aplikasinya. ”Saat ujicoba, bisa bekerja dengan maksimal,” terangnya.

Baca juga  Pakai Google Maps Sampai Masuk Jurang

Temuan inipun sudah diikutkan dalam lomba internasional di Bali, ISIF. Dari lomba tersebut, ALIS meraih medali perak bersaing dengan peserta lain yang berasal dari luar negeri. Dirinya masuk dalam kategori Information and Communication Technology(ICT).

Sementara itu, dosen pembimbing Andy Prasetyo Utomo menambahkan, untuk komponen alat pembuatan ALIS memang sudah ada dan mudah dibeli. Namun yang mahal memang ide yang memanfaatkan komponen-komponen tersebut menjadi alat untuk membantu memberikan informasi kecelakaan agar penanganan bisa lebih cepat.

Tentunya, ALIS bisa terus dikembangkan lebih luas atau disempurnakan. Dengan adanya ALIS, jelas sangat bermanfaat bagi masyarakat. ”ALIS juga sudah kami pantenkan,” imbuhnya. (*/ap)

Bagikan :