POJOK DISKUSI

Name

November 29, 2021

MEDIA ONLINE WARGA JATENG BERITANYA WARGA JAWA TENGAH

Siswa Belum DiPerbolehkan Masuk Sekolah

Ket: Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat berdialog dengan para guru di pendopo pemkab Kudus. Foto: sofyan

Kejoramuria.com,- Masa pandemic covid19 di wilayah Kabupaten Kudus belum berakhir. Meski sempat masuk zona kuning namun tidak bergerak menuju hijau, tetapi menuju ke oranye. Sehingga masih melarang sekolah memberlakukan kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka.

“Untuk saat ini memang tidak boleh ada kegiatan belajar dengan tatap muka. Kami juga masih menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat karena hingga kini memang belum ada edaran dari pusat,” kata Pelaksana tugas Bupati Kudus M. Hartopo.

Hartopo menuturkan bahwa sekolah di Kudus diharapkan tetap menunggu keputusan dari pemerintah terkait boleh masuk tidaknya siswa ke sekolah. Kalaupun ada jadwal pada tanggal 13 Juli 2020 mulai masuk, memang jadwal masuk sekolah sesuai kalender tahun ajaran baru 2020/2021, namun masuknya tetap harus menunggu instruksi.

Apalagi, sesuai ketentuan sebelumnya, ada batasan soal zona bagi daerah yang diperkenankan menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar dengan bertatap muka harus berada di zona hijau. Sementara Kabupaten Kudus, termasuk zona oranye dan mendekati zona merah.

Baca juga  Bupati Kudus Siap Ikuti Arahan Gubernur

” Karena masuk kategori zona oranye, maka pembelajarannya para siswa dengan guru harus secara daring atau online ,” terangnya.

Dia berharap para guru lebih banyak memberikan tugas terhadap muridnya.

Berbeda ketika ada kegiatan semesteran, maka diperbolehkan masuk sekolah dengan cara dibagi dua sesi dengan jumlah murid yang tidak banyak untuk setiap sesinya.

“Para siswa yang masuk sekolah juga wajib didampingi orang tua agar tidak ada siswa bermain ke tempat lain karena harus langsung pulang ke rumah,” tukas politisi PdIP itu.

Terkait dengan orientasi siswa, sambungnya, bisa dilakukan bersamaan daftar ulang dengan tetap didampingi orang tua. Namun jangan bergerombol dan harus tetap mempertimbangkan jarak dengan orang lain serta memakai masker.

Baca juga  Libur Idul Adha, Hartopo Ingatkan Warga Tak Berwisata

Menanggapi hal ini, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Harjuna Widada mengungkapkan semua sekolah dari jenjang SD dan SMP di Kudus sudah menyiapkan sarana dan prasarana menuju tatanan kehidupan baru.

Misalnya, menyiapkan tempat untuk mencuci tangan memakai sabun serta menerapkan kegiatan belajar di sekolah dengan berjarak, serta alat pengukur suhu tubuh.

“Ketika siswa masuk sekolah, selain harus memakai masker juga sudah disiapkan skemanya dengan dijadwalkan,” jelas harjuna.

Ditambahkan, simulasi yang dilaksanakan yaitu siswa kelas VII terdiri 30 anak, maka 15 anak akan dijadwalkan masuk selama tiga hari mulai Senin, Selasa dan Rabu, sedangkan sisanya dijadwalkan masuk hari berikutnya, yakni Kamis, Jumat dan Sabtu.

“Terkait jadwal masuk sekolah, hingga kini belum ada edaran karena masih menunggu Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 ,” tandasnya.(fya)

Bagikan :