POJOK DISKUSI

Name

Oktober 19, 2021

MEDIA ONLINE WARGA JATENG BERITANYA WARGA JAWA TENGAH

Libatkan Dukcapil Dalam Vaksinasi, Ganjar Apresiasi Kerja Bupati Kudus


KUDUS – Rapat Koordinasi penanganan Covid-19 di Jawa tengah menjadi agenda rutin yang diselenggarakan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama jajaranya yang juga melibatkan seluruh Kepala Daerah se-Jawa tengah. Rapat tersebut diselenggarakan secara virtual, Hadir pula Bupati Kudus H.M. Hartopo beserta jajaran mengikuti berjalanya kegiatan di gedung Command Center Diskominfo Kudus, Senin (11/10). 
Pada rakor tersebut, Bupati Kudus melaporkan bahwa indikator turunnya level PPKM di Kudus salah satunya adalah kurangnya vaksinasi lansia. Bupati menyebut bahwa ada lansia yang sudah siap divaksin tetapi terkendala nomor induk kependudukan (NIK). 
Akibatnya, banyak lansia yang gagal divaksin yang menyebabkan persentase vaksinasi lansia belum mencapai target. Sampai dengan Minggu (10/10), Vaksinasi lansia di Kudus baru 28,6 persen untuk dosis 1. 
“Sehingga kami akan libatkan Dinas Dukcapil dalam vaksinasi untuk mengatasi kendala ini,” kata Hartopo. 


Targetnya, capaian vaksinasi total segera lebih dari sekadar angka 50 persen. Sedangkan saat ini capaian vaksinasi baru 47,1 persen. Langkah ini untuk mengejar herd immunity di Kudus, sehingga perekonomian benar-benar pulih. 
Mendengar hal ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan apresiasi atas percepatan vaksinasi lansia di Kudus. Terutama langkah yang diambil Bupati Kudus Hartopo dalam mencari solusinya. 
“Solusi yang diambil sangat tepat sekali, memang Dukcapil perlu dihadirkan untuk menangani kendala NIK saat proses vaksinasi,” katanya. 
Gubernur Jawa Tengah mengimbau langkah yang diambil Bupati Kudus dapat menjadi percontohan oleh kepala daerah yang lain. 
“Betul harus begitu. Dan langkah tersebut harus dapat diaplikasikan oleh Kepala daerah lainya. Pokoknya jangan mempersulit masyarakat. Semua harus bisa disuntik. Kalo memang harus cara manual dulu tidak apa-apa,” kata Ganjar. 
Lebih lanjut Gubernur terus mendorong daerah untuk menggenjot vaksinasi. Segala persoalan harus dikoordinasikan dan dikomunikasikan agar target tercapai.

Baca juga  Bawa Dokumen Kependudukan Asli Agar Legalisir Lebih Cepat

Dikonfirmasi terpisah dari awak media cakrajateng.com, Kepala Dinas Dukcapil Kudus, Eko Hari Djatmiko, mengatakan bahwa Dinasnya siap berkolaborasi dengan semua OPD, terkait kurang lancarnya vaksinasi yang terjadi beberapa hari ini. dirinya mengaku langsung berinisiatif berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan, sesudah menghadap bupati untuk melaporkan hal tersebut.

“Beliau (Bupati Kudus, red) sangat respon dengan saran dari Kami, dan langsung memerintahkan Dukcapil untuk bergerak cepat”, akunya.

Dukcapil menerjunkan timnya ke tempat vaksin, petugas mengupdate NIK peserta vaksin yang belum terupdate pada aplikasi vaksin. dari beberapa hari pendampingan sebanyak kurang lebih 5000 NIK yang sudah diupdate dari Dinas Dukcapil Kudus.

Baca juga  Tanda Tangan Elektronik, Dukcapil Kudus Pastikan Urus Dokumen Cepat

Menindaklanjuti warga yang belum melaksanakan perekaman KTP el, Eko sedah melakukan program jemput bola, baik disekolah-sekolah, ke desa-desa maupun ditempat keramaian, khusus untuk mengejar target lansia yang belum perekaman, pihaknya selalu siap sedia jemput bola ke rumah warga jika ada lansia yang belum ber-KTP el.

“jika ada warga lansia yang belum ber KTP el, kami akan kirimkan petugas kami langsung ke rumah warga tersebut, dan langsung kami cetakkan KTP elnya”, pungkasnya. (DKI)

Bagikan :